SMS Keluarga Sakinah
Pasarmuslim.com
berdiri sejak 6 September 2002
Setujukah Anda,Jika Indonesia Mengambil Kembali Kebudayaan yg diambil Malaysia ?
Setuju
Biarkan Saja
Tidak Setuju

Jadwal Waktu Shalat

Jadwal Shalat
Jumat, 10 09 2010
Untuk DKI Jakarta
Dan Sekitarnya

Shubuh
04:34
Terbit
05:50
Zhuhur
11:51
Ashar
15:09
Maghrib
17:54
Isya
19:02

 


Komponen Penting dalam Doa
[23/10/2009, 14:36:34]

Allah SWT telah menurunkan keteladanan yang sangat istimewa pada diri Nabi Nabi Ayub AS. Begitu pentingnya keteladanan itu menjadikan sisa peninggalan berupa makam nabi yang sangat terkenal dengan kesabarannya itu banyak dikunjungi orang. Makam itu berada di tengah kampung terpencil yang dikelilingi kebun zaitun, di Suriah. Sekelompok kecil warga bersedia mendedikasikan diri untuk menjaganya. Mereka terus menghiasi makam sang nabi dengan tadarus yang begitu nikmat untuk diresapi. Pada mulanya, Nabi Ayub hidup dengan kekayaan dan keturunan yang penuh barokah. Hartanya berlimpah, dan anak-anaknya menjadi teladan yang sangat menawan. Kemudian Allah SWT memberinya ujian yang menurut ukuran kita saat ini sangat berat. Harta kekayaannya diambil Allah SWT sebagai ujian pertama. Setelah itu, anak-anaknya dipanggil menghadap-Nya satu per satu. Kedua ujian tersebut tetap membuat Nabi Ayub bersabar. Ujian berikutnya adalah tubuh nabi Ayub didera luka yang terus membusuk. Sampai akhirnya beliau diusir dari kampung halamannya. Sungguh ujian yang sangat berat. Sampailah, Rahmah, istri Nabi Ayub, teruji keimanannya. Dia meminta suaminya untuk berdoa kepada Allah SWT agar penyakit yang sudah bertahun-tahun mendera itu segera disembuhkan. Bagaimana Nabi Ayub menanggapi permintaan ini? Sungguh mengharukan. Beliau justru terlihat begitu marah dengan permintaan itu. Nabi Ayub merasa keimanan istrinya mulai terkikis. Beliau juga merasa malu untuk mengajukan permintaan itu karena Allah sudah memberikan kenikmatan yang begitu banyak. Sungguh sebuah keteladanan yang membuat kita malu. Saat ini, begitu banyak keluhan dan permintaan yang selalu kita ungkapkan dalam setiap kesempatan berdoa. Sementara keimanan kita saat ini pada umumnya masih sangat jauh dibanding keimanan Nabi Ayub. Seorang pelukis ternama, Jeihan pernah berpesan dalam sebuah kesempatan mengenai tema-tema penting yang tidak boleh tertinggal saat berdoa. Selama ini, kata Jeihan, dirinya setiap berdoa ada dua pesan yang tidak pernah tertinggal, yakni: berterima kasih dan mohon diampuni dosanya. irf (republika.co.id)

Lainnya:

   : : P E L U A N G

H I K M A H

Kasih Sayang dan keadilan dalam Islam


Nabi SAW bersabda:

"Hubungilah orang yang telah memutuskan engkau, dan berilah kebaikan kepada yang telah berbuat jahat kepada engkau, dan katakanlah (berbicaralah) dengan hak (yang sebenarnya) walaupun terhadap dirimu sendiri." (Ibn Najar)

Things to tink

Islam mengajak kita untuk menjauhi segala macam dendam dan kebencian. Ini adalah bukti bahwa Islam adalah agama kasih sayang. Bukan hanya menghindari dendam, Islam justru mengajari kita untuk membalas kejahatan dengan kebaikan. Jika ada yang menjauhi kita dan memutus tali silaturrahmi, kita diharapkan pro aktif untuk memeperbaiki dan mebangun hubungan yang lebih baik. Ini adalah sisi kasih sayang Islam.

Di sisi yang lain, Islam mengajarkan juga keadilan dan tak ada manipulasi kebenaran dalam bentuk apa pun dan kepada siapa pun. Bahkan kepada diri sendiri pun, keadilan tetap harus ditegakkan.

Sungguh Islam adalah agama yang penuh keseimbangan. Wa Allahu A′lam.

 

 Cari Iklan:
 

Search Produk Halal

Daftar ke Milist
Pelanggan Pasarmuslim


Powered by Prima Solusi